Selasa, 24 Maret 2020

LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI

Pengertian Manajemen Layanan Sistem Informasi
Manajemen Layanan Sistem Informasi adalah suatu metode pengelolaan sistem informasi(SI) yang secara filosofis terpusat pada perspektif konsumen layanan SI terhadap bisnis perusahaan.
Manajemen Layanan Sistem Informasi berfokus pada proses dan karenanya terkait dan memiliki minat yang sama dengan kerangka kerja dan metodologi gerakan perbaikan proses (seperti Six Sigma, ERP, dsb) Disiplin ini tidak memedulikan detail penggunaan produk suatu pemasok tertentu atau detail teknis suatu sistem yang dikelola, melainkan berfokus pada upaya penyediaan kerangka kerja untuk menstrukturkan aktivitas yang terkait dengan sistem informasi dan interaksi antara personel teknis TI dengan pengguna teknologi informasi.
Manajemen Layanan Sistem Informasi umumnya menangani masalah operasional manajemen sistem informasi dan bukan pada pengembangan teknologinya sendiri. Contohnya, proses pembuatan software komputer untuk dijual bukanlah fokus dari disiplin ini, melainkan sistem komputer yang digunakan oleh bagian pemasaran dan pengembangan bisnis di perusahaan perangkat lunak-lah yang merupakan fokus perhatiannya. Banyak pula perusahaan non-teknologi, seperti pada industri keuangan, ritel, dan pariwisata, yang memiliki sistem TI yang berperan penting, walaupun tidak terpapar langsung kepada konsumennya.

Metode yang digunakan Manajemen Layanan Sistem Informasi

  1. Total Quality Management (TQM)TQM adalah strategi manajemen yang ditunjukan untuk menanamkan kesadaran kualitas pada semua proses dalam organisasi.
  2. Six SigmaSix Sigma adalah suatu alat manajemen baru yang digunakan untuk mengganti Total Quality Management (TQM), sangat terfokus terhadap pengendalian kualitas dengan mendalami sistem produksi perusahaan secara keseluruhan. Memiliki tujuan untuk, menghilangkan cacat produksi, memangkas waktu pembuatan produk, dan menghilangkan biaya.
  3. Business Process Management (BPM)BPM adalah suatu metode penyelarasan secara efisien suatu organisasi dengan keinginan dan kebutuhan organisasi tersebut. BPM merupakan suatu pendekatan manajemen holistic untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi bisnis seiring upaya untuk mencapai inovasi, fleksibilitas dan integrasi dengan teknologi.
  4. Capability Maturity Model Integration (CMMI)CMMI adalah suatu pendekatan perbaikan proses yang memberikan unsure-unsur penting proses efektif bagi organisasi. Praktik-praktik terbaik CMMI dipublikasikan dalam dokumen-dokumen yang disebut model, yang masing-masing ditunjukan untuk berbagai bidang yang berbeda.

Kerangka Kerja (Framework) Manajemen Layanan Sistem Informasi

1.     Information Technology Infrastructure Library (ITIL) adalah suatu rangkaian dengan konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi (TI). ITIL diterbitkan dalam suatu rangkaian buku yang masing-masing membahas suatu topik pengelolaan (TI). Nama ITIL dan IT Infrastructure Library merupakan merek dagang terdaftar dari Office of Government Commerce (OGC) Britania Raya.

2.     Control Objectives for Information and Related Technology(COBIT)
merupakan audit sistem informasi dan dasar pengendalian yang dibuat olehInformation Systems Audit and Control Association (ISACA) dan IT Governance Institute (ITGI) pada tahun 1992.

3.     Software Maintenance Maturity Model

4.     PRM-IT  IBM’s Process Reference Model for IT

5.     Aplikasi Layanan Perpustakaan (ASL) adalah kerangka kerja domain publik dari praktik terbaik yang digunakan untuk standarisasi proses dalam Aplikasi Manajemen, disiplin memproduksi dan memelihara sistem informasi dan aplikasi. Istilah “perpustakaan” digunakan karena ASL disajikan sebagai satu set buku yang menggambarkan praktek-praktek terbaik dari industri TI. Hal ini dijelaskan dalam beberapa buku dan artikel (banyak dari mereka hanya tersedia dalam bahasa Belanda) dan di situs resmi ASL BiSL Foundation.

6.     Business Information Services Library (BISL) adalah standar domain publik sejak tahun 2005, diatur oleh Lembaga ASL BiSL (sebelumnya Lembaga ASL). Kerangka kerja ini menggambarkan standar untuk proses dalam manajemen informasi bisnis di strategi, manajemen dan operasi tingkat. [1] BiSL berkaitan erat dengan ITIL dan ASL kerangka, namun perbedaan utama antara kerangka kerja ini adalah bahwa ITIL dan ASL fokus pada pasokan sisi informasi (tujuan organisasi TI), sedangkan BiSL berfokus pada sisi permintaan (yang timbul dari organisasi pengguna akhir)

7.     Microsoft Operations Framework (MOF). Microsoft Operations Framework (MOF) 4.0 adalah serangkaian panduan yang bertujuan membantu teknologi informasi (TI) profesional menetapkan dan menerapkan layanan yang handal dan hemat biaya.


8.     eSourcing Capability Model  for Service Providers (eSCM-SP)
adalah suatu kerangka kerja yang dikembangkan oleh ITSqc di Carnegie Mellon University. eSCM-SP adalah “praktek terbaik” model kemampuan dengan tiga tujuan :
  • Untuk memberikan penyedia layanan bimbingan yang akan membantu mereka meningkatkan kemampuan mereka di seluruh sourcing siklus hidup
  • Untuk menyediakan klien dengan cara yang obyektif mengevaluasi kemampuan penyedia layanan
  • Untuk menawarkan penyedia layanan standar untuk digunakan saat membedakan diri dari pesaing.

Contoh kasus dari framework  Business Information Service Library (BISL)

Pengimplementasian Business Information Service Library (BISL) ada pada penyedia jasa untuk solusi penerapan manajemen proses bisnis yaitu pada PT. Saltanera Teknologi. Perusahaan yang bergerak di bidang konsultan, teknologi dan outsourcing ini memberikan jasa dalam penerapan manajemen proses bisnis. Solusi yang di berikan oleh perusahaan ini adalah Saltanera Dynamicflow. Saltanera Dynamicflow adalah suatu solusi BPM yang komprehensif untuk merancang, membangun, menjalankan, mengontrol, dan mengoptimalkan proses bisnis operasional suatu perusahaan. 
    Diharapkan Saltanera Dynamicflow dapat membantu perusahaan di mulai dari tahap perancangan, pembangunan, implementasi, monitoring hingga pada tahap improvement.
Saltanera DynamicFlow akan memberikan kekuatan pada perusahaan melalui faktor speed (kecepatan), control (kontrol) and adaptability (kemampuan beradaptasi) yang ditawarkan:
1.     Cepat dalam perancangan, pembangunan, dan implementasi suatu proses bisnis.
2.     Kontrol penuh terhadap proses yang berjalan.
3.     Kemudahan dan kecepatan dalam memodifikasi suatu proses bisnis yang sedang berjalan untuk meningkatkan performansinya.

Adapun fitur-fitur yang disediakan oleh Saltanera Dynamicflow adalah sebagai berikut:

1.     Simulation tool, kita dapat mensimulasikan rancangan proses bisnis sebelum diimplementasi untuk membantu business analyst dalam memprediksi jalannya proses, kebutuhan SDM, kemungkinan proses bottleneck, inefisiensi alur, dan sebagainya.
2.     Graphical Design Environment, perancangan dan pembangunan proses bisnis dapat dengan mudah dilakukan, yaitu dengan cara visual dan drag-and-drop serta tidak diperlukan skill programming khusus.
3.     Central Processing Engine, seluruh proses bisnis yang diotomatisasi berjalan di atas sebuah platform.
4.     Performance Monitor, dapat memonitor performansi proses bisnis yang sedang berjalan secara real-time.
5.     Workflow Management, pengelolaan alur, tracking, dan approving proses dilakukan secara otomatis.
6.     Closed-Loop Process Lifecycle, memungkinkan proses yang telah diimplementasi dapat diubah dan dimplementasi kembali dengan cepat dan mudah.
7.     Fully web-based application, multi-platform, dan zero client-installation.
8.     Alert System, notifikasi terhadap pengguna dapat dilakukan dengan e-mail, instant messaging, maupun SMS untuk memudahkan kolaborasi dalam pelaksanaan proses bisnis.

Paket produk Saltanera DynamicFlow terdiri dari lima aplikasi yang saling berkaitan :

1.     DynamicFlow Simulator, DynamicFlow Simulator adalah sebuah sistem simulasi dan pemodelan proses bisnis berbentuk grafis yang mempunyai kemampuan untuk merancang suatu proses, mendeskripsikan aturan-aturan bisnisnya, mensimulasikannya secara visual, dan menguji jalannya proses bisnis sebelum diimplementasi.
2.     DynamicFlow Studio, DynamicFlow Studio adalah sebuah visual development environment yang ditujukan untuk staff IT, digunakan untuk menyempurnakan dan melengkapi model proses bisnis hasil dari DynamicFlow Simulator dengan aturan-aturan bisnis dan workflownya untuk selanjutnya diimplementasikan pada DynamicFlow Automator.
3.     DynamicFlow Workspace, DynamicFlow Workspace adalah aplikasi yang menjadi antarmuka bagi end-user dalam implementasi atau pelaksanaan jalannya proses bisnis, yang dilengkapi dengan fasilitas untuk mengetahui tugas-tugas yang dibebankan dan alert system.
4.     DynamicFlow Automator, DynamicFlow Automator adalah sebuah sistem engine untuk mengeksekusi proses, menyediakan workflow engines untuk otomasi proses bisnis, business rules, business metrics, dan integrasi sistem untuk mengimplementasi hasil rancangan proses dari DynamicFlow Studio.
5.     DynamicFlow Analyzer, DynamicFlow Analyzer menyediakan gambaran yang lengkap tentang operasional proses bisnis yang telah diotomasi pada setiap waktu, yang ditujukan untuk business analysts dan manager. DynamicFlow Analyzer adalah sekumpulan management tool, yang di dalamnya terdapat report, scorecard, dan visual query tool untuk membantu business analyst dan manager dalam memonitor dan menganalisa efektifitas dan efisiensi dari proses bisnis perusahannya



referensi : 
https://naufalakmalfauzi.wordpress.com/2017/03/17/manajemen-layanan-sistem-informasi/
http://satria-wibowo22.blogspot.com/2017/04/framework-itsm-dan-contoh-kasusnya.html

Jumat, 17 Januari 2020

Innovasi SI & New Technology Tulis 3

TILE MATE 

Lebih dari 50% manusia pernah kehilangan suatu barang miliknya. Baik itu handphone, kunci motor atau mobil, dompet, kunci rumah dan lain sebagainya. Untuk mengatasi hal tersebut, pada era yang serba canggih seperti saat ini sudah ada alat yang dapat membantu kita saat kehilangan barang tersebut, yaitu Tile Mate. Tile Mate merupakan pelacak Bluetooth atau pelacak GPS yang digunakan untuk mrnemukan suatu barang ketika hilang.
Berikut adalah spesifikasi Tile Mate
FEATURES
PRO
MATE
SLIM
Dimensions
42mm x 42mm x 6,5 mm
35mm x 35mm x 6,2mm
54mm x 54mm x 2,4mm
Battery Type
1 year, replaceable CR2032
1 year, replaceable CR1632
1 year, non replaceable,Enclosed costume Battery
Range
300ft
150ft
100ft
Loudness Claimed
98 decible
88 decible
98 decible
Compatibility
Android, ios
Android, ios
Android, ios
Color
Black, white
White
White

Cara kerja dari Tile Mate sangatlah mudah yaitu pertama, cukup download aplikasi uji coba gratis tile mate pada google play atau app store yang ada di handphone Anda, Setelah terdownload, klik tombol plus(+) dan pilih perangkat yang ingin Anda aktifkan. Selanjutnya, ikuti instruksi yang ada pada layer. Jika telah terlihat di layar handphone anda terlihat status aktif, maka tile mate sudah bias digunakan.
Tile mate membuat pencarian menjadi lebih mudah. Jika benda/perangkat Anda tidak dalam jangkauan, anda hanya tinggal mengklik tombol ‘Find’ yang ada pada aplikasi, dan perangkat tersebut akan berbunyi. Jika tidak berbunyi, maka anda dapat melihat lokasi perangkat tersebut pada peta yang ada di aplikasi.
Aplikasi Tile Mate juga memiliki fitur untuk menambah teman dari berbagai negara. Fitur ini dapat membantu disaat anda kehilangan barang namun letak posisi barang tersebut jauh dari jangkauan anda. Teman yang jangkauannya dekat dengan barang anda, dapat memberi tahu keberadaan barang tersebut.

Nouval Athary (15118353)
2KA01

Innovasi SI & New Technology Tulis 2

5G


Teknologi 5G dikabarkan akan muncul di indonesia dalam waktu dekat ini 5G sendiri adalah pembaruan system jaringan dari generasi sebelumnya yakni 4G. 5G diyakini menyajikan kecepatan transfer dan upload yang lebih cepat dari generasi sebelumnya yakni sebesar 10Gbps/Second sehingga dapat menghubungkan dunia lebih cepat dan mudah. Jaringan 5G diharapkan dapat membantu dalam penerapan teknologi internet of things (loT). Saat ini sudah ada negara yang menggunakan tekhnologi 5G seperti di Amerika,Korea selatan dan ChinaTetapi dalam implementasinya sendiri 5G masih memiliki pro dan kontra, mari kita membahas lebih dalam tentang pro dan kontra dari 5G ini sendiri

A. Pro 5G

 5G di klaim memiliki kecepatan 20 kali lebih cepat dibandingkan 4G ini berarti kecepatan transfer unggah maupun upload akan sangat cepat dengan adanya keceapatan dalam transfer data ini kita dapat terhubung ke seluruh penjuru dunia dengan sangat cepat 5G juga menyediakan kapasitas jaringan yang lebih besar dan jauh lebih luas,kita juga akan menemukan jaringan koneksi internet yang stabil,dengan adanya beberapa keuntungan dari 5G ini merupakan kabar gembira buat kalian yang sering browsing di internet ataupun kalian yang suka live streaming karna 5G mengklaim bahwa kalian tidak akan mengalami yang namanya buffring, sangat mengesankan bukan tetapi dibalik sejumlah keuntungan yang kita dapatkan dari teknolgi 5G ternyata dia masih memiliki kekurangan atau kontra, apa saja kontranya mari kita bahas.

B. Kontra 5G

Selain memiliki beberapa kelebihan ternyata 5G mesih mememiliki beberapa keurangan yaitu
Sinyal radiasi dari 5G apabila terpapar secara berlebihan dapat menyebabkan kanker bahkan ada studi yang mengatakan bahwa beberapa burung yang mati itu dampak akibat terpapar radiasi dari 5G selain itu saya akan memberitahuan beberapa dampak dari jaringan 5G yaitu Penuaan dini, Gangguan metabolisme dalam sel, gangguan dalam system otak tentunya apabila dampak yang ditimbulkan akibat adanya 5G benar seperti itu maka pasti akan menimbulkan banyak sekali polemic di masyarakat. Selain kontra atau kekurangan dalam bidang kesehatan ternyata terdapat kontra lain yaitu apabila kita ingin menggunakan telknologi 5G maka kita harus mengganti Smartphone atau ponsel kita tentu itu sangat merugikan kita apabila kita harus mengganti hp karna biayanya sendiri juga pasti tidak murah demikian beberapa kontra dari adanya 5G ini, untuk kekurangan dalam bidang kesehatan masuh diuji kebenarannya dan masih dipertimbangkan layak atau tidak layak 5G berada di Indonesia.



C. Bagaimana cara kerjanya?

Ada sejumlah teknologi baru yang mungkin diterapkan, tetapi standarnya belum ditetapkan untuk semua protokol 5G. Pita frekuensi yang lebih tinggi, 3.5GHz (gigahertz) hingga 26GHz dan lebih tinggi dari itu, memiliki banyak kapasitas tetapi panjang gelombangnya yang lebih pendek bisa berarti jangkauannya lebih rendah. Hal itu memungkinkan jaringan saat ini lebih mudah diblokir oleh objek fisik.

Oleh karena itu penciptaan teknologi baru kemungkinan akan diterapkan, misalnya dengan membuat beberapa tiang telepon yang lebih kecil, yang diletakkan lebih dekat ke tanah untuk mentransmisikan apa yang disebut sebagai "gelombang millimeter" antara jumlah pemancar dan penerima yang jauh lebih tinggi. Ini akan memungkinkan kepadatan penggunaan yang lebih tinggi. Sayangnya teknologi itu mahal dan perusahaan telekomunikasi belum sepenuhnya berkomitmen mengembangkannya
Nouval Athary (15118353)
2KA01

Innova SI & New Technology Tulis 1



Internet if things

          Semakin berkembangnya zaman, semakin juga laju perkembangan teknologi. Seperti teknologi imajinasi yang kita lihat di dalam film science-fiction atau fiction sekarang semua itu akan benar benar ada dalam kehidupan sehari hari kita. Sekarang,berbagai peralatan/mesin sudah dilengkapi dengan kecanggihan teknologi yang bisa memudahkan pekerjaan kita. Mulai dari Smart Car yang bisa berjalan sendiri tanpa paengemudi hingga mesin pintar seperti Alexa yang bersuara mengingatkan anda untuk melakukan jadwal. Semua ini adalah bagian dari Internet of Things

What is IoT?
          Internet of Things adalah suatu konsep dimana objek tertentu punya kemampuan untuk mentransfer data lewat jaringan tanpa memerlukan adanya interaksi  dari manusia ke manusia ataupun dari manusia ke perangkat Komputer.
Mengutip dari Wikipedia, Internet of Things merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus menerus. Pada dasarnya, IoT mengacu pada benda yang dapat diidentifikasikan secara unik sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet. Istilah Internet of Things awalnya disarankan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 dan mulai terkenal melalui Auto-ID Center di MIT. IoT ini berkembang pesat mulai dari konvergensi teknologi nirkabel, micro electromechanical systems (MEMS) dan juga internet.
  Adapun kemampuannya bermacam-macam contohnya dalam berbagi data, menjadi remote control, dan masih banyak lagi yang lainnya. Sebenarnya fungsinya termasuk juga diterapkan ke benda yang ada di dunia nyata, di sekitar kita. Apa saja contohnya? Contohnya adalah untuk pengolahan bahan pangan, elektronik, dan berbagai mesin atau teknologi lainnya yang semuanya tersambung ke jaringan lokal maupun global lewat sensor yang tertanam dan selalu menyala aktif.
          Jadi, sederhananya istilah Internet of Things ini mengacu pada mesin atau alat yang bisa diidentifikasikan sebagai representasi virtual dalam strukturnya yang berbasis Internet.

Sejarah dan Perkembangannya

          Mengingat bahwa IoT ini adalah teknologi canggih yang mampu melakukan transfer data lewat jaringan dengan interaksi yang mudah, masa depan dari pengembangannya jadi sangat menjanjikan. Kehidupan manusia sehari-harinya bisa dioptimalkan dan dipermudah dengan sensor cerdas dan peralatan pintar yang berbasis internet ini.
Awalnya, internet itu sendiri mulai terkenal di tahun 1989. Lalu pada tahun 1990, seorang peneliti bernama John Romkey membuat suatu perangkat yang kala itu tergolong canggih. Perangkatnya adalah pemanggang roti yang bisa dinyalakan atau juga dimatikan lewat internet.
Kemudian di tahun 1994, seseorang bernama Steve Mann menciptakan WearCam, dan pada tahun 1997-nya si Paul Saffo menjelaskan secara singkat mengenai penemuannya soal teknologi sensor dan masa depannya nanti. Barulah di tahun 1999 Kevin Ashton membuat konsep Internet of Things. Kevin ini adalah Direktur Auto IDCentre dari MIT.
Di tahun yang sama, yaitu 1999, ditemukan mesin yang sistemnya berbasis Radio Frequency Identification (RFID) secara global. Nah, penemuan inilah yang jadi awal kepopuleran dari konsep IoT. Orang-orang, terutama pakar teknologi jadi berlomba-lomba mengembangkan teknologinya sesuai konsep IoT.
Cara Kerja Internet of Things
Cara Kerja Internet of Things itu seperti apa? Sebenarnya IoT bekerja dengan memanfaatkan suatu argumentasi pemrograman, dimana tiap-tiap perintah argumen tersebut bisa menghasilkan suatu interaksi antar mesin yang telah terhubung secara otomatis tanpa campur tangan manusia dan tanpa terbatas jarak berapapun jauhnya.
Jadi, Internet di sini menjadi penghubung antara kedua interaksi mesin tersebut. Lalu di mana campur tangan manusia? Manusia dalam IoT tugasnya hanyalah menjadi pengatur dan pengawas dari mesin-mesin yang bekerja secara langsung tersebut.
Adapun tantangan terbesar yang bisa menjadi hambatan dalam mengkonfigurasi IoT adalah bagaimana menyusun jaringan komunikasinya sendiri. Mengapa itu menjadi sulit dan problematik? Ini sebenarnya dikarenakan jaringannya sangatlah kompleks. Selain itu, IoT juga sesungguhnya sangat perlu suatu sistem keamanan yang cukup ketat. Disamping masalah tersebut, biaya pengembangan IoT yang mahal juga sering menjadi penyebab kegagalannya. Ujung-ujungnya, pembuatan dan pengembangannya bisa berakhir gagal produksi.
Unsur-unsur Pembentuk IoT
Ada beberapa unsur pembentuk IoT yang mendasar termasuk kecerdasan buatan, konektivitas, sensor, keterlibatan aktif serta pemakaian perangkat berukuran kecil. Berikut, kami akan menjelaskan masing-masing unsur pemberntuk tersebut dengan singkat:
·         Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) − IoT membuat hampir semua mesin yang ada menjadi “Smart”. Ini berarti IoT bisa meningkatkan segala aspek kehidupan kita dengan pengembangan teknologi yang didasarkan pada AI. Jadi, pengembangan teknologi yang ada dilakukan dengan pengumpulan data, algoritma kecerdasan buatan, dan jaringan yang tersedia. Sebenarnya ya contohnya bisa jadi mesin yang tergolong sederhana semacam meningkatkan/mengembangkan lemari es/kulkas Anda sehingga bisa mendeteksi jika stok susu dan sereal favorit Anda sudah hampir habis, bahkan bisa juga membuat pesanan ke supermarket secara otomatis jika stok mau habis. Penerapan kecerdasan buatan ini memang sangatlah menarik.
·         Konektivitas − Dalam IoT, ada kemungkinan untuk membuat/membuka jaringan baru, dan jaringan khusus IoT. Jadi, jaringan ini tak lagi terikat hanya dengan penyedia utamanya saja. Jaringannya tidak harus berskala besar dan mahal, bisa tersedia pada skala yang jauh lebih kecil dan lebih murah. IoT bisa menciptakan jaringan kecil tersebut di antara perangkat sistem.
·         Sensor − Sensor ini merupakan pembeda yang membuat IoT unik dibanding mesin canggih lainnya. Sensor ini mampu mendefinisikan instrumen, yang mengubah IoT dari jaringan standar dan cenderung pasif dalam perangkat, hingga menjadi suatu sistem aktif yang sanggup diintegrasikan ke dunia nyata sehari-hari kita.
·         Keterlibatan Aktif (Active Engagement) − Engangement yang sering diterapkan teknologi umumnya yang termasuk pasif. IoT ini mengenalkan paradigma yang baru bagi konten aktif, produk, maupun keterlibatan layanan.
·         Perangkat Berukuran Kecil − Perangkat, seperti yang diperkirakan para pakar teknologi, memang menjadi semakin kecil, makin murah, dan lebih kuat dari masa ke masa. IoT memanfaatkan perangkat-perangkat kecil yang dibuat khusus ini agar menghasilkan ketepatan, skalabilitas, dan fleksibilitas yang baik.

Macam-macam Bidang Penerapan IoT

Pertanian
Ada berbagai macam pengaplikasani IoT di sektor pertanian. Beberapa diantaranya seperti mengumpulkan data soal suhu, curah hujan, kelembaban, kecepatan angin, serangan hama, dan muatan tanah. Data-data tersebut bisa dipakai buat mengotomatisasi teknik pertanian. Kemudian, bisa juga dipakai untuk mengambil keputusan (decision making) berdasarkan informasi yang ada demi meningkatkan kualitas dan kuantitas, meminimalkan risiko dan limbah, serta mengurangi upaya yang diperlukan dalam mengelola tanaman. Sebagai contoh, petani sekarang sudah bisa memantau suhu dan kelembaban tanah dari jauh, dan bahkan menerapkan data yang diperoleh IoT untuk program pemupukan yang lebih presisi.


Otomatisasi Rumah


Perangkat IoT juga bisa dipakai untuk memantau dan mengontrol sistem mekanis, elektrik, dan elektronik yang digunakan di berbagai jenis bangunan (misalnya, industri atau juga rumah Anda sebagai tempat tinggal). Alat atau pengembangan IoT ini juga bisa memantau penggunaan energi secara real-time untuk mengurangi konsumsi energi. Tak hanya itu, bahkan bisa juga melakukan pemantauan terhadap para penghuninya. Contohnya? Begitu Anda masuk ke rumah di malam hari, lampu menyala. Kemudian begitu Anda masuk ke jadwal tidur, lampu akan mati secara otomatis. Pagi hari, taman Anda akan disiram air oleh mesin penyiram otomatis. Begitu juga dengan kulkas Anda yang bisa memesan stok makanan sendiri ketika habis. Semuanya bisa terintegrasi menjadi sistem rumah pintar.
Energi
Sejumlah besar perangkat yang memakan energi (semacam switch, outlet listrik, lampu, televisi, dll.) kini sudah bisa terintegrasi dengan konektivitas internet. Lalu apa dampaknya? Integrasi itu memungkinkan mesin-mesin ataupun jaringan untuk berkomunikasi dalam menyeimbangkan pembangkitan listrik serta penggunaan energi yang lebih hemat maupun efektif. Perangkat ini juga bisa memungkinkan akses remote control dari pengguna, atau bisa juga manajemen dari satu pusat lewat interface yang berberbasis cloud. Selain itu, bisa juga mengaktifkan fungsi semacam penjadwalan (misalnya untuk menyalakan/mematikan mesin pemanas, mengendalikan oven, mengubah kondisi pencahayaan dari terang menjadi redup hingga ke gelap, dan lain sebagainya). Jadi dengan IoT di bidang ini, sistem bisa berkumpul dan bertindak berdasarkan informasi yang terkait dengan energi dan daya demi meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi listrik.
Lingkungan
Aplikasi pemantauan lingkungan dari IOT biasanya pakai sensor dalam membantu terwujunya perlindungan lingkungan. Contohnya seperti apa? Penerapannya misalnya dengan memantau kualitas udara atau air, kondisi atmosfer atau tanah, bahkan juga bisa mencakup pemantauan teerhadap satwa liar dan habitatnya. Tak hanya itu sebenarnya. Bisa juga IoT ini dimanfaatkan dalam penanggulangan bencana semacam sistem peringatan dini Tsunami atau gempa bumi. Hal ini tentunya bisa sangat membantu. Perangkat IoT dalam hal ini berarti punya jangkauan geografis yang sangat luas serta mampu bergerak.

Medik dan Kesehatan
Dalam dunia medik dan kesehatan, IoT akan dikembangkan terus. Bahkan, nanti di masa yang akan datang, seluruh rekaman kesehatan Anda bisa ditransfer langsung ke tenaga medis maupun Rumah Sakit. Data-data yang bisa dideteksi dan dikirimkan semacam detak jantung, tingkat gula dalam darah, dan lain sebagainya. Smartphone/ponsel pribadi Anda akan jadi alat pemantau kesehatan yang canggih dan tentunya bisa sangat membantu Anda. Perangkat IoT yang ada bahkan bisa memberikan peringatan saat kesehatan Anda menurun atau memberikan saran pengobatan dan bahkan membuat janji temu dengan dokter. Sebenarnya beberapa teknologi canggih IoT telah dikembangkan dan diterapkan di bidang ini. Contohnya, tempat tidur pintar yang bisa otomatis memberitahukan dokter/perawat ketika pasien hendak bangun dari tempat tidur dll. Menurut laporan dari Goldman Sachs di tahun 2015, perangkat kesehatan semacam ini bisa menyelamatkan negara dari anggaran kesehatan yang berlebihan.
Transportasi
IoT bisa membantu manusia dalam integrasi komunikasi, kontrol, dan pemrosesan informasi pada berbagai sistem transportasi yang ada. Penerapan IoT memang terus-menerus meluas ke berbagai aspek sistem transportasi. Tak hanya teknologi mesinnya yaitu kendaraan, tetapi juga infrastruktur, serta menyinggung fungsi pengemudi/penggunanya. Interaksi dinamis yang terjadi antara komponen-komponen itu berasal dari sebuah sistem transportasi. Sistem tersebut memungkinkan komunikasi antar dan intra kendaraan, kontrol lalu lintas yang lebih efektif karena tergolong cerdas, parkir yang lebih cerdas, manajemen logistik dan armada, kontrol kendaraan, dan juga terkait faktor keselamatan maupun bantuan di jalan.

Nouval Athary (15118353)
2KA01

Referensi 
https://translate.google.com/translate?u=
https://en.wikipedia.org/wiki/Internet_of_things&hl=id&sl=en&tl=id&client=srp





Minggu, 20 Oktober 2019

Inovasi SI & New Technology Tugas 2

1. TREN YANG AKAN BERKEMBANG DI MASA DEPAN




7 PREDIKSI TREN TEKNOLOGI DI 2025

Dimasa ini, semua berkembang dengan sangat cepat dan selalu dinamis terutama di bidang teknologi.
semua orang bisa berinovasi dan menciptakan tren teknologi terbaru Huawei membuat prediksi.

Huawei merilis laporan mengenai Global Industry Vision (GIV) yang mencakup berbagai prediksi seputar perkembangan dunia teknologi dan industri hingga tahun 2025 berdasarkan hasil olah data kuantitatif dan pengamatan terhadap berbagai use case pemanfaatan teknologi kecerdasan secara nyata di berbagai sektor industri, Huawei mengidentifikasi munculnya 7 megatrend baru yang mempengaruhi tatanan kehidupan manusia dan cara mereka bekerja di masa depan .


Laporan GIV itu menjabarkan mengenai prediksi tren teknolohi yang akan mewarnai menjelang tahun 2025,seperti implementasi jaringan 5G , maraknya gelaran teknologi berbasis AI, adopsi robot rumahan,hingga pemanfaatan smart assistant dalam kehidupan sehari-hari

1.1 Robotika di kehidupan sehari-hari
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang material, AI perseptual, hingga jaringan menjadi pemacu makin gencarnya pengadopsian robotika dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk mendukung kebutuhan personal lainnya. GIV bahkan memprediksikan bahwa tingkat penetrasi robotika untuk rumahan akan tumbuh hingga 14 persen secara global.

1.2 Super Sight
Tingginya penerapan teknologi 5G, VR/AR, machine learning, dan sejumlah teknologi berkembang lainnya dalam kehidupan sehari-hari telah membuka cakrawala baru di dunia teknologi. Kemajuan kehidupan manusia, serta tumbuhnya budaya dan bisnis tak lagi dipengaruhi oleh jarak, distorsi ruang dan permukaan, maupun masa lalu. GIV memprediksikan jumlah perusahaan yang memanfaatkan teknologi AR/VR akan meningkat sebesar 10 persen.
1.3 Zero Search
Di masa depan, teknologi informasilah yang justru akan merengkuh kita. Hal ini seiring dengan makin berkembangnya perangkat teknologi berbasis data (data-driven) yang telah dilengkapi dengan sensor sehingga mampu mengantisipasi setiap kebutuhan manusia. Model pencarian di masa depan tak lagi membutuhkan tombol untuk memberi perintah. Kehidupan sosial akan terbangun dengan mudahnya. Industri akan menerima manfaat besar dari “zero-search maintenance”. GIV memprediksikan bahwa 90 persen pemilik perangkat cerdas akan mengaktifkan teknologi personal assistants cerdas untuk keperluan sehari-hari.
1.4 Sistem Transportasi Cerdas
Sistem transportasi cerdas diprediksikan akan mampu membangun keterhubungan antara manusia, kendaraan, dan infrastruktur yang mendorong sistem lalu lintas bebas macet, sistem tanggap kedaruratan yang baik di masa depan, serta beragam fungsi lain yang memudahkan kehidupan manusia. GIV memprediksikan bahwa nantinya 15 persen kendaraan akan dilengkapi dengan teknologi Cellular Vehicle-to-Everything.
1.5 Bekerja Berdampingan Dengan Robot
Usai keberhasilannya mendorong terlaksananya transformasi di berbagai lini industri, smart automation diprediksikan akan menjangkau lebih jauh lagi di area-area yang membutuhkan presisi tinggi, sarat bahaya, hingga kebutuhan manufaktur yang repetitif dalam rangka mendorong tumbuhnya produktivitas dan keselamatan kerja. GIV memprediksi untuk setiap 10.000 pekerja akan berdampingan dengan 103 robot di tiap-tiap industri.
1.6 Augmented Creativity
Cloud AI diprediksikan akan berperan banyak dalam memangkas biaya dan kendala yang selama ini dihadapi dalam pelaksanaan eksperimen berbasis sains, menciptakan inovasi, hingga di bidang seni. Hal ini diharapkan akan dapat membuka ceruk baru untuk menghasilkan talenta kreatif di industri. GIV memprediksikan bahwa 97 persen perusahaan berskala besar akan menggelar teknologi AI di sistem mereka.
1.7 Komunikasi Bebas Hambatan
AI dan analitik big data akan berperan besar dalam membangun komunikasi yang bebas hambatan antara perusahaan dengan pelanggan. Hal ini diharapkan akan mampu mendobrak kendala bahasa diantara mereka. Akurasi, pemahaman yang baik, serta kepercayaan menjadi faktor utama diwujudkannya sistem komunikasi masa depan. GIV memprediksikan bahwa nantinya 86 persen data yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan di dunia akan digunakan secara optimal oleh mereka.

2. CLOUD COMPUTING,MOBILE COMPUTING,UBIQUITOS COMPUTING,NANO SCIENCE DAN GRID TECHNOLOGY 
2.1 CLOUD COMPUTING
Pengertian, Manfaat, Cara Kerja dan Contoh Cloud Computing
Cloud Computing (dalam bahasa Indonesia disebut komputasi awan) adalah proses pengolahan daya komputasi (baik CPU, RAM, Network Speeds, Software, OS maupun Storage) melalui jaringan (biasanya lewat internet). Jadi transfer data yang terjadi bukan secara fisik dan sumber daya komputasi yang dimiliki berada di lokasi pengguna yang memakai layanannya.
2.2 MOBILE COMPUTING 
Mobile Computing biasa disebut dengan istilah komputasi bergerak. Secara awam artinya adalah membuat dan mengambil fasilitas komputer yang diperlukan dan perangkat lunak dan menjadikan nya secara utuh menyatu dan dipakai di luar ruangan. Mobile Computing merupakan paradigma dari teknologi yang mampu melakukan komunikasi walaupun user melakukan perpindahan. Merupakan kemajuan teknologi komputer, sering disebut sebagai mobile computer (portable computer) yang dapat berkomunikasi dengan jaringan tanpa kabel (nirkabel)
2.3 UBIQUINTOS COMPUTING 
Ubiquintos Computing adalah metode untuk meningkatkan penggunaan komputer dengan membuat banyak komputer tersedia diseluruh lingkungan fisik, teta[i membuat mereka secara efektif terlihat oleh pengguna Ubiquitous Computing disebut sebagai gelombang ketiga dalam komputasi. Yang pertama adalah konsep mainframe, dimana sebuah mesin dipakai oleh banyak orang bersamaan (one computer, many people). Sekarang kita berada pada era personal computer (komputer pribadi) yaitu seseorang menggunakan masing-masing mesin yang dimilikinya (one person, one computer). Karena komputer menjadi semakin murah dan menjadi sangat lazim, selanjutnya akan datang masa Ubiquitous Computing dan menjadi era “one person, many computers”.
2.4 NANO SCIENCE 
Nanosains dan nanoteknologi adalah studi perilaku benda-benda dan struktur pada skala yang sangat kecil yaitu sekitar 1 nanometer (10^{-9} m) sampai 100 nanometer (100 \times 10^{-9} = 10^{-7} m). Istilah nano berasal dari kata Yunani yang berarti kerdil. Satuan nano merupakan ukuran panjang sebesar sepermiliar meter atau 1/1.000.000.000 meter. Panjang 1 nanometer merupakan panjang dari barisan 10 atom hidrogen, suatu ukuran yang sangat kecil.
2.5 GRID TECHNOLOGY 
Grid Computing merupakan salah satu jenis dari komputasi modern. Grid Computing adalah arsitektur yang menghasilkan sistem informasi perusahaan yang biaya rendah dan lebih adaptif terhadap bisnis. grid computing juga dapat diartikan resource dan penyelesaian masalah terkoordinasi dalam organisasi virtual yang dinamis dan multi-instusional. Grid Computing memiliki perbedaan yang lebih menonjol dan diterapkan pada sisi infrastruktur dan penyelesaian suatu proses. Grid Computing adalah suatu bentuk cluster (gabungan) komputer-komputer yang cenderung tak terikat batasan geografi


Hasil gambar untuk SYNAPSE IBM PROJECT ADALAH
"SyNAPSE adalah program yang didanai DARPA untuk mengembangkan teknologi mesin neuromorfik elektronik yang skala ke tingkat biologis. Lebih sederhana lagi, itu adalah upaya untuk membangun jenis komputer baru dengan bentuk dan fungsi yang mirip dengan otak mamalia. Otak buatan seperti itu akan menjadi digunakan untuk membangun robot yang kecerdasannya cocok dengan tikus dan kucing. "SyNAPSE adalah singkatan dari Sistem Elektronik Scalable Plastik Neuromorphic Adaptive. Ini dimulai pada 2008 dan pada Juni 2012 telah menerima $ 102,6 juta dalam pendanaan. Proyek ini dijadwalkan berjalan hingga sekitar 2016. Proyek ini dikontrak oleh IBM, HRL Laboratories, dan empat universitas AS: California Merced, Pusat Medis Universitas Columbia, Cornell, dan Wisconsin-Madison. "Tujuan utamanya adalah untuk membangun sistem mikroprosesor elektronik yang sesuai dengan otak mamalia dalam fungsi, ukuran, dan konsumsi daya. Ini harus menciptakan 10 miliar neuron, 100 triliun sinapsis, mengonsumsi satu kilowatt (sama seperti pemanas listrik kecil), dan menempati kurang dari dua liter ruang. "

Nouval Athary 15118353/ 2KA01
REFERENSI :
https://www.dewaweb.com/blog/cloud-computing/
https://selular.id/2019/08/10-prediksi-trend-teknologi-di-2025/
https://lawavedesign.com/berita/33/pengertian-manfaat-cara-kerja-dan-contoh-cloud-computing.html
https://widuri.raharja.info/index.php?title=Mobile_Computing
http://anrzero.blogspot.com/2015/03/ubiquitous-computing.html
http://majalah1000guru.net/2011/03/nanosains-nanoteknologi/
https://bintanws7.wordpress.com/teknonogi-cloud-computing-mobile-computing-ubiquilous-computing-nano-science-dan-grid-technology/
https://www.eclipsephase.com/darpaibms-synapse-project